Peringatan tentang ketidakadilan dan kepercayaan yang salah hadir bersama penglihatan tentang damai, penghiburan, dan ciptaan yang diperbarui. Kitab bergerak melalui penghukuman serta harapan pemulihan. Ikuti bagaimana gambaran kekudusan, hamba, dan umat yang dihimpun menantang kepercayaan mudah pada kekuasaan.
Tanyakan siapa yang berbicara, siapa yang dituju, dan persoalan yang disebut. Tulisan nubuat dapat berpindah antara peringatan, tuduhan, janji, dan harapan. Perhatikan perubahan itu, bukan memberikan nada yang sama pada semua paragraf.
Baca gambaran dalam latarnya. Periksa bagian sekitar sebelum menghubungkan satu kalimat dengan peristiwa sekarang. Simpan rujukan atau pertanyaan yang perlu diteliti. Pertanyaan jujur lebih berguna daripada kepastian yang tergesa-gesa.
Susunan kitab
Gunakan garis luar untuk melihat gerakan yang lebih besar sebelum menetap ke dalam pasal. Setiap bagian dibuka pada pasal pertama pembaca.
Yesaya memuat peringatan, tuduhan, janji, dan puisi yang kuat. Perhatikan siapa yang dituju dan persoalan yang disebut dalam bagian bacaanmu. Perubahan adegan atau sasaran ucapan tidak hanya terjadi saat nomor pasal berganti.
Ketika suatu gambaran menarik perhatian, baca kalimat di sekitarnya dan jelaskan perannya. Pertahankan konteks gambaran penghukuman maupun pemulihan. Kalimat penghiburan yang dikenal dapat kehilangan sebagian kekuatannya jika dipisahkan dari persoalan dalam bacaan lebih luas.
Bawa pertanyaan khusus saat membaca kitab panjang
Pilih persoalan berulang seperti keadilan, kepercayaan, atau pemulihan. Catat rujukan saat menemukannya, dengan keadaan khusus setiap bacaan di sampingnya. Dengan begitu, tema tidak menjadi kumpulan kutipan yang seolah dapat saling menggantikan.
Nama dan keadaan sejarah yang asing mungkin membutuhkan sumber penjelasan. Mulai dengan informasi dalam bacaan, lalu tandai pertanyaan yang memerlukan bantuan. Sumber seharusnya memperjelas rincian atau latar tertentu, bukan diam-diam menggantikan puisi atau ucapan dengan ringkasan yang tidak kamu periksa.
Baca baris pembuka
TEKS ALKITAB · TERJEMAHAN LAMAYesaya 1:1–5
1Bahwa inilah khayal kepada Yesaya bin Amos, yang telah dilihatnya akan hal Yehuda dan Yeruzalem pada zaman Uzia dan Yotam dan Akhaz dan Yehizkia, raja-raja orang Yehuda.
2Dengarlah olehmu, hai segala langit! dan berilah telinga, hai bumi! karena demikianlah firman Tuhan: Bahwa Aku sudah memeliharakan dan membesarkan anak-anak, tetapi mereka itu sudah mendurhaka kepada-Ku.
3Bahwa lembu mengenal orang yang empunya dia, dan keledaipun tahu akan palung tuannya, tetapi Israel tiada berpengetahuan dan umat-Ku itu tiada berakal budi.
4Wai bagi bangsa yang berdosa, bagi bangsa yang besar kesalahannya, yaitu benih orang jahat dan anak-anak yang degil! Mereka itu sudah meninggalkan Tuhan, sudah mencelakan Yang Mahasuci orang Israel dan sudah undur dari pada-Nya seperti dari pada orang helat.
5Apa guna kamu lagi disesah? niscaya kamu akan bertambah murtad; segenap kepala itu sakit dan segenap hatipun letih lesu.
Bagaimana janji harapan juga menantang cara hidup orang-orang sekarang?
RUANG UNTUK KATA-KATAMU SENDIRI
Pikiran yang layak disimpan.
Tersimpan hanya di peramban dan perangkat ini. Catatanmu tidak dikirim kepada kami. Menghapus data peramban akan menghapus catatan ini.
Tulis beberapa kata saat kamu siap.
Seiring buku ini
Para nabi
Yeremia
Yeremia menantang rasa aman palsu ketika Yerusalem menuju bencana. Duka dan konfliknya adalah bagian pesan, bukan sekadar latar. Peringatan tentang pencabutan hadir bersama janji kepulangan dan perjanjian yang tertulis dalam hati.
Lima puisi meratapi Yerusalem yang hancur. Suara di dalamnya menggambarkan kelaparan, ditinggalkan, dan pencarian belas kasih tanpa terburu-buru melewati rasa sakit. Pernyataan harapan di tengah tidak membungkam seruan berikutnya; kumpulan ini berakhir dengan permohonan.