01
Bawalah permohonan ke dalam doa
4Bersukacitalah kamu di dalam Tuhan senantiasa, dan lagi sekali aku mengatakan: Bersukacitalah kamu.
5Biarlah lembut hatimu diketahui oleh orang sekalian. Maka Tuhan ada dekat.
6Jangan kamu kuatir akan barang sesuatu hal, melainkan di dalam tiap-tiap sesuatu biarlah segala kehendakmu dinyatakan kepada Allah dengan doa dan permintaan serta dengan mengucap syukur.
7Dan sejahtera Allah yang melebihi segala akal itu akan mengawali hatimu dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus.
8Lain daripada itu, hai saudara-saudaraku, barang apa yang benar, barang apa yang indah, barang apa yang adil, barang apa yang suci, barang apa yang molek, barang apa yang kedengaran baik, jikalau ada sesuatu kebaikan dan jikalau ada sesuatu kepujian, itulah yang hendak kamu pikirkan.
9Maka barang apa juga yang kamu pelajari dan terima dan dengar dan tampak dari hal aku, itulah yang hendak kamu lakukan; maka Allah, pohon sejahtera itu, akan menyertai kamu.
RENUNGAN KAMI · BUKAN TEKS ALKITAB
Arahan Paulus hadir dalam surat kepada jemaat, bukan daftar untuk membuktikan seseorang cukup tenang. Ikuti perkembangan dari doa dan syukur menuju hal yang diperhatikan serta dilakukan pembaca. Bacaan memberi bahasa untuk menyampaikan permohonan kepada Allah; penderitaan seseorang tidak dijadikan bukti kegagalan iman. Perhatikan kehidupan bersama dalam ayat tepat sebelumnya, termasuk ajakan untuk saling membantu. Tanggapan kecil bisa berupa menyebut satu kekhawatiran dengan jelas dalam doa dan membiarkan orang lain mengetahui bebanmu.
