Baca teksnya
19Kamu pun mengetahui yang demikian, hai saudara-saudara yang kukasihi. Tetapi biarlah tiap-tiap orang pantas mendengar, lambat berkata-kata, lambat marah.
20Karena amarah manusia itu bukannya mengerjakan yang benar kepada Allah.
21Sebab itu sambil membuangkan segala najis dan kejahatan yang melimpah itu, terimalah dengan lemah lembut pengajaran yang sudah tertanam di dalam kamu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.
22Tetapi hendaklah kamu menjadi penurut pengajaran itu, bukannya orang yang mendengar sahaja dengan memperdayakan dirinya sendiri.
23Karena jikalau barang seorang menjadi orang yang mendengar pengajaran itu, tetapi tiada menurut, ialah seumpama orang yang memandang mukanya yang sebenar di dalam cermin;
24karena ia tampak dirinya dan pergi, langsung terlupa akan bagaimana rupanya itu.
25Tetapi orang yang menyelidik hukum yang sempurna, yaitu hukum kemerdekaan, serta bertekun, tiada menjadi orang mendengar yang terlupa, melainkan orang yang menurut dengan sebenarnya, maka ialah orang yang berbahagia di dalam hal ia menurut itu.
01
Beri tempat untuk setiap jenis kalimat
Gunakan empat bagian: rujukan, pengamatan, pertanyaan, dan tanggapan. Rujukan menunjukkan tempat membaca serta terjemahannya. Pengamatan menyebut rincian dalam teks. Pertanyaan menyimpan hal yang belum dipahami. Tanggapan mencatat refleksi atau kemungkinan langkah berikutnya.
Bagian ini bisa dipakai dalam buku atau beberapa baris di halaman ini. Tujuannya kejelasan. Tulisan singkat tetap dapat membedakan isi bacaan dari pemikiranmu tentangnya.
02
Tulis pengamatan yang bisa diperiksa pembaca lain
Pengamatan dapat menyebut kata berulang, pergantian pembicara, perbandingan, atau urutan tindakan. Jaga dekat dengan teks agar bisa menunjuk buktinya. Jelaskan dahulu sebelum menentukan makna.
Yakobus 1:19–25 cocok untuk latihan. Ikuti gerakan dari mendengar dan kemarahan menuju menerima firman dan melakukannya. Lalu jelaskan perbandingan dengan cermin. Kamu tidak perlu memberi arti setiap rincian sebelum melihat kontrasnya.
03
Ajukan pertanyaan yang mengundang pembacaan berikutnya
Pertanyaan tentang isi umum dapat memulai kajian, tetapi pertanyaan yang lebih khusus memberi arah untuk membaca lagi. Tanyakan bagaimana dua kalimat terhubung, mengapa perbandingan ada di sini, atau siapa yang dirujuk kata ganti.
Sisakan ruang di bawah pertanyaan. Setelah membaca paragraf sekitar, tambahkan kemungkinan jawaban dan rincian pendukungnya. Jika masih belum pasti, katakan demikian. Catatan lebih berguna ketika membedakan gagasan untuk dijelajahi dari kesimpulan yang dapat dijelaskan.
04
Kembali ke catatan lama, bukan hanya menambah yang baru
Setelah seminggu atau selesai satu pasal, pilih catatan lama dan baca teksnya lagi. Apakah paragraf berikutnya mengubah pemahaman? Apakah kamu melewatkan kontras, salah mengenali pembicara, atau membuat penerapan terlalu luas?
Tambahkan koreksi atau perkembangan bertanggal, bukan diam-diam mengganti catatan awal. Catatan dapat memperlihatkan proses belajar. Kamu menyimpan perhatian, bukan menghasilkan tafsiran akhir setiap kali membaca. Pemahaman yang diperbarui adalah salah satu alasan untuk kembali.
PENJELASAN KAMI · TERPISAH DARI TEKS ALKITAB
Contoh pembacaan
Rujukan: Yakobus 1:19–25, Alkitab Terjemahan Lama. Pengamatan: bacaan mempertentangkan hanya mendengar dengan melakukan, serta memakai cermin untuk menggambarkan cara mendengar yang tidak menghasilkan perhatian berkelanjutan.
Pertanyaan: bagaimana pembukaan tentang mendengarkan, berbicara, dan kemarahan terhubung dengan kontras antara mendengar dan melakukan? Paragraf sekitar memberi tempat khusus untuk menyelidikinya.
Kemungkinan tanggapan: dalam percakapan berikutnya, aku ingin melihat apakah aku hanya mendengarkan cukup lama untuk menyiapkan jawaban. Itu penerapan pribadi, bukan kutipan. Penerapan pribadi ini tidak boleh menggantikan pokok bacaan yang lebih luas tentang menerima dan melakukan firman.
COBA SENDIRI
Coba sendiri
Tulis catatan empat baris dengan bagian di atas. Pisahkan pengamatan dari tanggapan. Setelah membaca ayat 26–27, tambahkan satu kalimat tentang hal yang diperjelas konteks lebih luas.
Pertanyaan untuk menemanimu
Haruskah setiap catatan memiliki penerapan pribadi?
Kamu boleh selesai dengan pertanyaan atau pengamatan jika penerapannya belum jelas. Jangan mengarang tanggapan hanya untuk mengisi bagian catatan.
Di mana catatan situs ini disimpan?
Tombol simpan menyimpan catatan halaman ini di peramban ini. Itu bukan akun atau cadangan. Menghapus data peramban bisa menghilangkannya. Simpan salinan lain untuk hal yang penting.
RUANG UNTUK KATA-KATAMU SENDIRI
Pikiran yang layak disimpan.
Tersimpan hanya di peramban dan perangkat ini. Catatanmu tidak dikirim kepada kami. Menghapus data peramban akan menghapus catatan ini.
Tulis beberapa kata saat kamu siap.
