Kembali ke pelajaran

RUANG BELAJAR MEMBACA

Biarkan bacaan membuka percakapan

Baca mazmur dengan teliti, ikuti gerakannya, lalu tulis tanggapan dengan ruang bagi syukur, ketidakpastian, atau pertanyaan yang belum selesai.

PELAJARAN KAMI · BACA, AMATI, TANGGAPIMulai membaca
TEMAN MEMBACA ALKITABBACA. AMATI. KEMBALI.

Baca teksnya

TEKS ALKITAB · TERJEMAHAN LAMAMazmur 13:1–6

1Mazmur Daud bagi biduan besar.

2Berapa lama, ya Tuhan? Engkau melupakan daku? berapa lama Engkau menyembunyikan hadirat-Mu dari padaku?

3Berapa lama kiranya aku menaruh pikiran dalam hatiku dan kedukaan dalam batinku pada sebilang hari? Berapa lama seteruku mengataskan dirinya dari padaku?

4Pandanglah dan dengarlah kiranya akan daku, ya Tuhan, Allahku! terangkan apalah mataku, supaya jangan aku tidur mati!

5Supaya jangan seteruku berkata demikian: Bahwa aku sudah menang dari padanya! dan jangan musuhku bersuka-sukaan apabila aku tergelincuh.

6Tetapi haraplah juga aku pada kemurahan-Mu, maka hatiku akan bersukacita akan selamat yang dari pada-Mu, dan aku hendak menyanyi akan Tuhan, oleh sebab telah dibuat-Nya baik akan daku!

01

Baca sebelum mencari kata sendiri

Mulai dengan Mazmur 13 di bawah. Baca seluruh puisi dan perhatikan apa yang ditanyakan, apa yang ditakuti, serta perubahan bahasanya. Biarkan puisi memiliki bentuknya sendiri sebelum menyesuaikan dengan pengalamanmu.

Pertanyaan berulang pada awal dan kepercayaan menjelang akhir hadir bersama dalam mazmur ini. Menyebut keduanya menjaga agar tidak hanya memilih suasana yang disukai. Kamu bisa mendengar seluruh puisi tanpa mengklaim perasaanmu mengikuti gerakan yang sama hari ini.

02

Pilih satu bagian untuk ditanggapi

Kamu dapat menanggapi pertanyaan, permohonan, ingatan tentang kebaikan, atau pernyataan percaya. Temukan bagian itu dahulu, lalu gunakan bahasamu sendiri. Doa tidak harus mengulang bacaan kata demi kata.

Jika mengutip, pertahankan kata dengan tepat dan sertakan rujukan serta terjemahan. Jika menyesuaikan bahasa menjadi doa pribadi, tandai sebagai tanggapanmu. Pemisahan ini memberi kebebasan berbicara jujur sambil menjaga isi puisi Alkitab.

03

Beri ruang bagi tanggapan yang belum rapi

Bacaan bisa menyatakan kepercayaan yang sulit kamu ikuti atau menyebut sakit yang bukan pengalamanmu sekarang. Tidak perlu berpura-pura. Doa boleh mengakui jarak: ini sulit kukatakan, atau: tolong aku mendengarkan orang yang merasakan ini.

Kamu juga bisa berhenti setelah satu kalimat jujur. Keheningan bukan kekosongan yang harus diisi agar latihan dianggap berhasil. Saat kata kembali, kata itu boleh berupa pertanyaan, bukan penjelasan.

04

Bawa satu kepedulian ke kehidupan sehari-hari

Setelah berdoa, tanyakan apakah tanggapan mengarah pada kepedulian nyata. Mungkin mengingat seseorang, menyediakan waktu mendengar, atau mencatat pertanyaan untuk kembali. Jangan memaksa tindakan dari setiap bacaan.

Jika berdoa bersama orang lain, biarkan ia menentukan seberapa banyak ingin dibagikan. Mazmur dapat memberi bahasa bagi pengalaman tanpa menuntut cerita pribadi di depan orang lain. Beri ruang untuk kata bersama dan pikiran pribadi.

PENJELASAN KAMI · TERPISAH DARI TEKS ALKITAB

Contoh pembacaan

Pengamatan: Mazmur 13 dimulai dengan pertanyaan berulang dan memuat permohonan untuk didengar. Penutup berbicara tentang kepercayaan dan nyanyian. Kita bisa menggambarkan gerakannya tanpa mengarang keadaan penulisannya.

Contoh doa pribadi: Allah, penantian ini terasa sulit. Aku tidak tahu cara mempersingkatnya. Tolong aku berbicara jujur, menerima kepedulian, dan memperhatikan mereka yang juga menunggu.

Doa itu contoh tanggapan, bukan teks Alkitab atau rumus menghasilkan perasaan tertentu. Kamu bisa menulis hal yang sama sekali berbeda. Simpan mazmur di dekatmu agar tanggapan tetap terhubung dengan bacaan.

COBA SENDIRI

Coba sendiri

Pilih satu gerakan dalam mazmur. Tulis satu kalimat tanggapan, lalu berhenti sejenak. Jika ada kalimat lain, tambahkan. Jika tidak, biarkan ruang terbuka dan catat rujukan untuk hari lain.

Pertanyaan untuk menemanimu

Bagaimana jika penutup mazmur tidak sesuai perasaanku?

Baca penutup sebagaimana diberikan puisi, lalu sampaikan tanggapanmu dengan jujur. Mendengar pernyataan percaya tidak mengharuskan semua pertanyaan atau perasaanmu berubah.

RUANG UNTUK KATA-KATAMU SENDIRI

Pikiran yang layak disimpan.

Tersimpan hanya di peramban dan perangkat ini. Catatanmu tidak dikirim kepada kami. Menghapus data peramban akan menghapus catatan ini.

Tulis beberapa kata saat kamu siap.